PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jasad atau mayat manusia ditemukan dalam kondisi membusuk dan tidak utuh lagi menggegerkan warga di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 19, Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, Kamis, 19 Desember 2024.

Jasad tersebut ditemukan oleh Rusmadi (47), yang tengah mencari keberadaan keponakannya, Yasir, yang dilaporkan hilang sejak 16 November 2024. Yasir diketahui hilang setelah berangkat dari Desa Rodok, Kabupaten Barito Timur, untuk mengantarkan alat berat ke Kabupaten Katingan.

"Saya bersama adik ipar saya, ayah Yasir, melaporkan kehilangannya ke Polresta Palangka Raya. Setelah itu, kami kembali ke lokasi terakhir Yasir terlihat beristirahat di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 19," ujar Rusmadi, didampingi Rasid, ayah Yasir.

Rusmadi dan Rasid yakin Yasir berada di lokasi tersebut karena pada 5 Desember 2024 mereka menemukan sendal milik Yasir di sekitar danau.

"Setelah mencari di sekitar danau, kami menemukan jasad keponakan saya. Kondisinya sudah sangat membusuk," lanjut Rusmadi.

Rasid, yang ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya, tampak terpukul dengan kematian anak pertamanya.

"Saya tidak menyangka, pamitnya Yasir untuk bekerja mengantarkan alat berat menjadi perpisahan terakhir," ungkap Rasid dengan suara bergetar.

Rasid menambahkan bahwa Yasir tidak pernah memiliki masalah dengan orang lain dan selalu pamit saat bepergian.

"Dia selalu berpamit dengan ibunya saat keluar dari Desa Rodok, termasuk saat terakhir kali pergi ke Palangka Raya untuk mengantarkan alat berat," jelas Rasid.

Polisi dari Polsek Bukit Batu dan Polresta Palangka Raya langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan penemuan mayat. Tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti. Mereka juga melakukan serangkaian pengumpulan keterangan dari keluarga dan warga sekitar.

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, AKP Ryan Permana, dan Wakasat Reskrim AKP Faisal Firman Gani, terlihat di lokasi kejadian, namun belum memberikan keterangan terkait penemuan mayat tersebut.

Jasad korban kemudian dibawa ke ruang mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalteng untuk dilakukan visum et repertum dan otopsi oleh dokter ahli forensik. (PATHUR/j)