BORNEONEWS, Kobar - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) menghibahkan tanah kepada Pangkalan TNI AL Banjarmasin dan Badan SAR Nasional (Basarnas) Banjarmasin, Kamis (15/9/2016). Tanah seluas 2,2 hektare diberikan untuk mendorong kelancaran keamanan laut dan mendukung pembangunan Pangkalan TNI AL (Lanal) di Kumai.

Sebelum penyerahan hibah, tanah yang kini ditempati Pos TNI AL di Kecamatan Kumai itu, masih berstatus milik Pemkab Kobar. Bupati Kobar, Bambang Purwanto mengatakan, hibah tanah untuk Pangkalan TNI AL dan Basarnas diberikan, menunjang kelancaran pertahanan keamanan yang lebih ekstra. Selain itu, untuk memudahkan tim Basarnas melakukan evakuasi ketika terjadi bencana. 

"Untuk pembangunan baik Pangkalan AL dan Pos Basarnas, Pemkab Kobar bukan saja menghibahkan lahan, tetapi siap membantu dari segi lainnya, kita sama-sama memikirkan bagaimana pembangunan keduanya terselesaikan," kata Bambang Purwanto, usai penyerahan tanah kepada pihak TNI AL dan Basarnas wilayah Banjarmasin, di Kecamatan Kumai, Kamis (15/9/2016).

Komandan Pangkalan TNI AL Banjarmasin, Letkol Laut (P) Oky Iskandar Zulkarnain Dipura menyampaikan keberadaan Pangkalan TNI AL Banjarmasin mencakup wilayah kerjanya untuk Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, dengan dibantu 14 pos AL. "Untuk di Kobar Pangkalan TNI AL akan segera dibangun dengan status Lanal tipe C, pembangunan Pangkalan TNI AL." 

Kepala Basarnas Banjarmasin Abram B Kolimon menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kobar atas bantuan hibah tersebut. Selain itu, atas kontribusi Pemkab dalam evakuasi jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501, Desember 2015. "Dengan adanya peristiwa itu, Kepala Basarnas Pusat memutuskan mendirikan Pos Basarnas, bahkan dengan adanya hibah tanah dari Pemkab Kobar pembangunan kantor Basarnas di Pangkalan Bun akan dilaksanakan pada 2017," aku Abram.

Dengan adanya Pos Basarnas menurutnya berarti keberadaan Basarnas telah menyatu dengan masyarakat, untuk itu pihaknya pun meminta masyarakat  segera melapor bila ada musibah. "Apabila ada bencana, segera lapor dan Tim Sar akan segera turun melakukan pertolongan, di Kobar kami memiliki 10 personil Basarnas," ujarnya. (CECEP HERDI/N).