BORNEONEWS, Sampit – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun menyoroti keluhan masyarakat terkait layanan RSUD dr Murjani Sampit yang kembali mencuat. Menyikapi hal ini, Rimbun berencana memanggil manajemen rumah sakit untuk meminta penjelasan lebih lanjut terkait permasalahan yang terjadi.
"Kami belum menerima informasi yang valid secara teknis mengenai permasalahan ini. Oleh karena itu, kami akan mengundang kembali Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit untuk membahas masalah ini. Saya juga akan membuat pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang jelas," kata Rimbun, Kamis, 19 Desember 2024.
Menurut Rimbun, DPRD Kotim sebelumnya telah memberikan rekomendasi kepada manajemen RSUD dr Murjani Sampit untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu. Namun keluhan masyarakat terkait layanan rumah sakit yang dinilai membatalkan antrean sepihak kembali viral setelah 2 bulan pasca RDP.
Meski demikian, Rimbun tetap memberikan apresiasi kepada tenaga medis yang bertugas di RSUD dr Murjani atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan.
"Saya dengan Plt Direktur Rumah Sakit Akan kami cari informasinya sementara kami mengikuti perkembangan yang ada di rumah sakit tetap kami berikan semangat untuk tenaga medis yang ada di rumah sakit," pungkasnya.
Aduan keluhan masyarakat terkait RSUD dr Murjani Sampit seringkali mencuat, mulai dari lambannya pelayanan, minimnya komunikasi, hingga kurang ramahnya petugas. Masyarakat berharap, RSUD dr Murjani Sampit bisa segera bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (DEWI PATMALASARI/j)









