PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp4,68 triliun lebih.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni menyampaikan target PAD ini masuk dalam APBD murni tahun anggaran 2025.

"Ini meningkat cukup signifikan sebesar 39,23 persen dibandingkan dengan target perubahan Tahun Anggaran 2024," tutur Sri saat mewakili Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran dalam rapat optimalisasi pajak daerah dan retribusi daerah di Aula Jayang Tingang, Kamis, 19 Desember 2024.

Ia menjelaskan dari total target tersebut, kontribusi terbesar berasal dari Pajak Daerah yang ditargetkan hingga Rp 4,05 Triliun lebih.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan 72,29 persen dari target perubahan Tahun Anggaran 2024 yang sebesar Rp 2,35 Triliun lebih.

Adapun PAD merupakan sumber pendapatan yang diperoleh oleh pemerintah daerah yang berasal dari daerah itu sendiri, seperti pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan pendapatan asli lainnya yang sah.

Tujuan utama PAD adalah mendukung pembiayaan operasional pemerintahan daerah, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat tanpa terlalu bergantung pada dana dari pemerintah pusat. (HERMAWAN DP/j)