BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie mengukuhkan Forum Anak Katingan, di sela acara Jambore Forum Anak se-Kabupaten Katingan, di halaman Kantor Pemberdayaan Perempuan, Anak dan KB, di Kasongan, Kamis (15/9/2016). Bupati mengukuhkan sebanyak 13 anak perwakilan dari 13 kecamatan untuk masa periode 2016-2017.
"Perlu dilakukan upaya konsisten mewujudkan kesejahteraan anak oleh pemangku kepentingan, agar setiap anak nantinya menjadi manusia berkualitas," kata Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie.
Bupati Tenglie berharap dengan telah dikukuhkannya forum anak ini maka kelak setiap anak mampu memikul tanggung jawab sebagai penerus bangsa. Untuk itu anak perlu mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik maupun mental.
Menurut Bupati Ahmad Yantenglie, alasan mengapa sampai forum anak ini dibetuk di daerahnya, karena forum anak dinilai sangat penting karena anak adalah penerus bangsa.
"Makanya pembinaan generasi harus berkelanjutan dan dimulai sejak awal, yaitu sejak keluarga yang baru membina rumah tangganya, yaitu dari bapak dan ibu, hingga proses kelahiran bayi sampai usia menginjak dewasa," sebutnya.
Bupati Tenglie mengatakan sejauh ini sudah banyak kasus di Indonesia gara-gara guru menjewer anak didiknya di sekolah. Lalu guru itu dilaporkan dan masuk penjara.
Berkaca dengan hal itulah maka orang nomor satu di Katingan ini berpesan kepada siswa dan guru di daerahnya agar anak-anak didik ini tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.
"Makanya cara mengajar itu ada batasan, jangan sampai karena kelewat nakal anak-anak tidak tau diri," sebutnya.
Puluhan anak-anak yang ikut jambore forum anak se Kabupaten Katingan itu sempat unjuk kebolehan di hadapan Bupati Ahmad Yantenglie dan undangan lainnya yaitu menari.
Jambore forum anak ini digelar selama dua hari. Pada jambore forum anak ini juga pihak panitia juga mendatangkan sejumlah narasumber di antaranya dari Jakarta. (ABDUL GOFUR/N).








