BORNEONEWS, Sukamara – Sosialisasi Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) 2016 yang digelar Kodim 1014 Pangkalan Bun di aula kantor Bupati Sukamara, Kamis (15/9/2016), dihadiri para camat, kepala desa dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (SKPD) Kabupaten Sukamara.

Bupati Sukamara, Ahmad Dirman mengatakan, kegiatan TNI masuk desa sebagai perwujudan dari rasa kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan pembangunan dan perekonomian masyarakat secara terpadu, terutama sasaran yang oleh pemerintah daerah setempat masih belum sempat dibangun dan relatif masih sulit dijangkau, namun harus segera mendapat perhatian.

“Sedangkan bagi TNI sendiri, karya bhakti merupakan implementasi dari jati diri TNI, yaitu TNI sebagai tentara rakyat, tentara yang berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan untuk kepentingan rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.” Kata Ahmad Dirman, Kamis (15/09).

Menurut Dirman  dengan terwujudnya kesejahteraan masyarakat, berarti pula tingkat keamanan masyarakat dapat dipenuhi sehingga tercipta ketahanan masyarakat yang lebih baik.

“Hal tersebut dapat berpengaruh bagi terwujudnya ketahanan wilayah yang bermuara kepada terciptanya ketahanan nasional,” tuturnya.

Melalui sosialisasi TMTD, Dirman mengharapkan hasil dari pelaksanaan karya bhakti TNI dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat banyak serta dipelihara dan diupayakan untuk selalu ditingkatkan oleh pemerintah daerah serta instansi terkait setempat.

“Untuk itu, optimalkan binter secara bertahap dan berlanjut, tidak hanya dilaksanakan pada saat karya bhakti tni, namun harus bisa diterapkan pada setiap waktu dan kesempatan oleh setiap prajurit sesuai situasi dan kondisi daerah masing-masing dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan daerah.” Pungkas Ahmad Dirman.

Sementara itu berdasakrkan paparan yang disampaikan oleh pihak Kodim 1014 Pangkalan Bun bahwa kegiatan TMMD tahun 2016 kali ini akan dilaksanakan di Desa Bukit Sungkai Kecamatan Balai Riam. Kegiatan ini akan dimulai dari tanggal 20 September 2016 sampai dengan 19 Oktober 2016.

“Untuk personil yang dilibatkan dalam kegiatan TMMD ini ada sebanyak 150 orang yang terdiri dari gabungan TNI dengan instansi terkait ditambah dengan masyarakat sebanyak 30 sampai 45 orang” tutur Dandim 1014 Pangkalan Bun, Letkol Inf Wisnu Kurniawan. (NORHASANAH/N).