BORNEONEWS, Sampit - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sampit mendirikan Posko Nataru di Terminal Sampit Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Posko ini didirikan untuk membantu warga yang ingin mudik dan memastikan kelancaran arus penumpang selama periode liburan.
"Posko Nataru ini untuk membantu masyarakat. Bagi yang ingin mendapatkan informasi, bisa langsung datang ke Posko Nataru di PT Pelindo Sampit. Kita sudah siapkan di terminal penumpang yang lama," ujar Junior Manager Terminal Pelayanan Terminal Pelabuhan Sampit, Tri Purbo Waluyojati, Sabtu, 21 Desember 2024.
Meskipun peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Sampit selama Nataru tidak signifikan dibandingkan dengan arus mudik Lebaran, namun PT Pelindo tetap mengantisipasi potensi lonjakan penumpang. Hal ini dilakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik.
Penyelenggaraan angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Pelabuhan Sampit akan berlangsung mulai 10 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025.
Untuk kelancaran arus penumpang, maka didirikanlah posko terpadu. Posko di bawah koordinasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas (KSOP) Pelabuhan Sampit ini melibatkan banyak pihak yakni KSOP, Pelindo, TNI Angkatan Laut, KKP, Balai Karantina, Polairud, PT Pelni, PT DLU dan unsur lainnya.
"Arus mudik jalur laut melalui Pelabuhan Sampit memiliki tujuan Semarang dan Surabaya, yang dilayani oleh kapal milik PT Pelni dan PT Dharma Lautan Utama. Operator pelayaran juga telah mengantisipasi kemungkinan lonjakan penumpang selama musim libur Natal dan Tahun Baru," ujarnya.
Tri Purbo Waluyojati menambahkan meskipun terminal penumpang saat ini sedang dalam tahap perbaikan, PT Pelindo telah menyiapkan ruang tunggu sementara untuk memberikan kenyamanan bagi calon penumpang yang menunggu keberangkatan kapal.
"Kami mohon maaf atas tidak kenyamanan, karena memang sedang ada rehab dan dijadwalkan selesai pada akhir Januari 2025, tapi kami telah menyiapkan ruang tunggu sementara agar calon penumpang tetap bisa beristirahat saat menunggu keberangkatan kapal, " imbuhnya. (DEVIANA/H)









