BORNEONEWS, Palangka Raya – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Bukit Hindu mencatat sebanyak 77 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) ditangani sepanjang tahun 2024. Meskipun angka tersebut cukup signifikan, terdapat tren penurunan yang drastis pada semester kedua tahun ini.
Kepala UPTD Puskesmas Bukit Hindu, Hellyana, menjelaskan bahwa 62 kasus DBD terjadi pada semester pertama, sementara hanya 15 kasus yang tercatat pada semester kedua.
Penurunan ini terlihat jelas dari data bulanan. Pada Januari tercatat 32 kasus, Februari 14 kasus, Maret 9 kasus, April 5 kasus, Mei 8 kasus, dan Juni 2 kasus. Kasus DBD bahkan mencapai angka nol pada bulan September, Oktober, November, dan Desember.
Hellyana menyebutkan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap penurunan signifikan ini. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan pola hidup bersih menjadi salah satu faktor utama.
"Selain itu, program-program promotif dan preventif yang dijalankan oleh Puskesmas Bukit Hindu juga terbukti efektif dalam mencegah penyebaran penyakit," katanya, Senin, 23 Desember 2024.
--page
Puskesmas Bukit Hindu secara rutin mengadakan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan berbagai kegiatan lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Puskesmas juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat merasa nyaman dan terlayani dengan baik.
Penurunan jumlah kasus DBD di Puskesmas Bukit Hindu menjadi indikator positif dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Hal ini menunjukkan efektivitas program-program kesehatan yang dijalankan.
Puskesmas Bukit Hindu berharap tren penurunan kasus ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang, dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan program kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
(PATHUR/Y)









