BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi mengungkapkan jumlah dokter yang aktif belum sesuai kebutuhan di Kotim. Hal ini masih menjadi PR bagi pemerintah daerah setempat.
"Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kotim hanya ada 180 dokter yang aktif di Kotim ini, tentu masih kurang banyak sekali," katanya, Senin, 23 Desember 2024.
Umar menyebut jumlah penduduk di Kotim ada ratusan ribu, sementara jumlah dokter yang aktif hanya ada 180 orang. Tentu jumlah tersebut tidak seimbang dengan kebutuhan. Ia menyampaikan, untuk memenuhi kebutuhan dokter setidaknya ada penambahan sekitar 270 dokter lagi.
"Harusnya Kotim memiliki dokter yang aktif itu 450 orang kalau jumlah penduduknya 450 ribu orang. Jadi sekrang masih jauh dari standar ideal, " ucapnya.
Umar menjelaskan, berdasarkan standar 1 dokter aktif melayani 1000 pasien, sehingga jika ada 450 penduduk seharusnya ada 450 dokter yang aktif melayani masyarakat Kotim. Oleh sebab itu, pihaknya terus mengisi kekurangan tenaga dokter itu melalui rekruitmen CPNS maupun PPPK.
--page
"Kita terus mengadakan formasi tenaga dokter, tapi masih saja ada formasi yang tidak terisi, sehingga ini menjadi PR kami," tutupnya. (DEVIANA/Y)









