PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah menyiapkan lima strategi untuk memberantas narkoba di wilayahnya.

“Sebagai perpanjangan tangan dari BNN RI, BNN Provinsi Kalteng mengusung lima strategi utama BNN dalam memberantas narkoba,” ungkap Kepala BNNP Kalteng, Joko Setiono, di BNNP Kalteng, Senin, 23 Desember 2024.

Ia mengatakan lima strategi tersebut dimulai dari penguatan kolaborasi, penguatan intelijen, penguatan wilayah pesisir dan perbatasan, penguatan kerja sama dengan negara perbatasan, dan pendekatan ikonik dan tematik.

Dia berharap dengan semakin kuatnya kapasitas di lima hal tersebut diharapkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia dapat semakin efektif.

Joko menyampaikan tahun 2024 menjadi saksi perjalanan panjang BNNP Kalteng dalam mewujudkan misi Kalteng Bersih dari Narkoba (Bersinar).

--page

“Mencermati perkembangan peredaran dan penyalahgunaan narkoba saat ini, telah mencapai situasi yang sangat mengkhawatirkan,” tuturnya.

Korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin bertambah dan sudah merambah di semua pelosok desa. Hal ini merupakan persoalan penting bagi negara untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“(Penyalahgunaan narkoba) harus ditangani secara intensif oleh seluruh elemen dan komponen bangsa yang sifatnya mendesak,” tegasnya. (HERMAWAN DP/Y)