BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Generasi muda di Kabupaten Kapuas kembali menjadi perhatian dalam pengembangan ekonomi berbasis syariah.
Kali ini, giliran mahasiswa yang menjadi peserta utama dalam kegiatan Literasi Ekonomi Syariah Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Kapuas pada Senin, 23 Desember 2024.
Acara ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kapuas dan secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Kapuas yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekda Kapuas, Ahmad M Saribi.
Dalam sambutannya, Saribi menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai ujung tombak pengembangan ekonomi syariah di masa depan.
“Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami lebih dalam tentang konsep dan praktik ekonomi syariah. Mahasiswa memiliki tanggung jawab besar untuk mengkampanyekan nilai-nilai ekonomi syariah dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” katanya.
--page
Saribi juga mengingatkan bahwa literasi ekonomi syariah bukan hanya sekadar pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata.
Mahasiswa diharapkan aktif mengembangkan produk dan layanan keuangan syariah yang inovatif, menyosialisasikan prinsip-prinsip ekonomi syariah, hingga menciptakan kewirausahaan berbasis Islam yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk berperan lebih luas, mulai dari riset pengembangan ekonomi syariah hingga pemberdayaan masyarakat.
“Mahasiswa harus menjadi penggerak utama dalam memperluas pemahaman masyarakat tentang ekonomi syariah. Dengan kapasitas intelektual yang dimiliki, mereka dapat menciptakan solusi inovatif yang sesuai dengan kebutuhan zaman,” ucapnya.
Para peserta juga diberikan motivasi untuk bergabung dalam komunitas ekonomi syariah, baik di kampus maupun di luar, demi mengasah kemampuan mereka melalui pelatihan dan pengalaman praktis. (DODI/Y)









