BORNEONEWS, PAlangka Raya --Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan telah memutuskan mengusung pasangan Nurhidayah-Ahmadi Riansyah pada Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah tahun 2017.

“Keputusan mengusung Nurhidayah-Ahmadi ini berdasarkan hasil penjaringan yang telah dilakukan dari tingkat DPC maupun DPW hingga DPP,” kata Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi saat menyerahkan SK persetujuan bakal calon Bupati Kobar di Palangka Raya, Rabu (14/9) malam.

Penentuan mengusung pasangan ini bukan hanya aspirasi DPC Kabupaten Kobar ataupun DPW Kalimantan Tengah, namun juga memprtimbangkan popularitas, kepercayaan masyarakat dan kemampuan memimpin suatu wilayah.

Anggota DPR RI dari fraksi PPP ini memastikan seluruh kemampuan dan kader partai dari tingkat ranting, DPc hingga DPW se-Kalteng bahkan DPP akan bergerak memenangkan paslon Nurhidayah-Ahmadi di Pilkada Kobar yang akan dilaksanakan 15 Februari 2017.

"Setelah terbitnya SK pengusungan paslon ini, seluruh mesin partai langsung bergerak. PPP akan memperhatikan tahapan demi tahapan pilkada Kobar hingga paslon Nurhidayah-Ahmadi ditetapkan sebagai pemenang," tegas Arwani.

Sementara, Ketua DPW PPP Kalteng Awaluddin menjamin, dukungan terhadap paslon kepala daerah dari partai berlambang ka'bah ini tidak akan bermasalah dan pasti akan diakomodir komisi pemilihan Umum (KPU).

Mantan Anggota DPRD Kalteng itu mengatakan, seluruh prosedur maupun persyaratan dalam perundang-undangan telah terpenuhi, bahkan kepengurusan HM Romahurmuzy secara resmi terdaftar di KPU.

"Kami berharap dengan telah terbitnya SK dukungan PPP terhadap paslon Nurhidayah-Ahmadi, kerjasama tidak hanya saat memenangkan Pilkada namun juga dalam membangun serta mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kobar," kata Awaluddin.

Bakal calon Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah usai menerima SK dukungan PPP mengaku semakin percaya diri dan optimis dapat memenangkan Pilkada sekalipun jika harus bersaing dengan petahana. Sebab, dukungan PPP merupakan yang ketujuh diberikan partai politik dan membuat jumlah kursi menjadi 22.

Dia mengatakan banyaknya partai yang mendukung paslon Nurhidayah-Ahmadi semakin menguatkan bahwa Pilkada Kobar bukan sekedar pertarungan figur melainkan kemampuan parpol.

"Sekarang banyak yang beranggapan dukungan Parpol tidak memastikan paslon memenangkan Pilkada. Bagi kami, anggapan itu salah. Dukungan parpol sangat penting dan pasti dapat memenangkan pilkada," tegas Ahmadi.(ant/mhs)