PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Citra Borneo Indah atau dikenal CBI Group, telah memasuki usia ke-43 tahun. Perusahaan milik pengusaha sukses asal Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, H Abdul Rasyid AS ini akan terus memberikan karya nyata untuk negeri. 

Pada peringatan HUT ke-43, CBI Group menggelar acara pertemuan bersama seluruh karyawan untuk mengingat kembali perjalanan perusahaan hingga ke titik kesuksesan seperti sekarang. Acara dihadiri langsung oleh owner CBI Group H Abdul Rasyid AS dan Hj Nuriyah Abdul Rasyid beserta keluarganya. 

"Saya bangun perusahaan ini banting tulang mulai dari dicaci maki orang, dihina orang dan macam-macam, tapi saya bulatkan tekad tetap semangat. Alhamdulillah, sampai detik ini sudah dilalui, mudah-mudahan perusahaan CBI Group tetap berkembang dan berjalan dengan baik," ucap H Abdul Rasyid AS, Senin, 23 Desember 2024. 

Dalam kesempatan ini, H Abdul Rasyid AS mengingatkan dengan tegas kepada seluruh karyawan, bahwa memasuki usia ke-43 tahun ini, tetaplah menjaga integritas untuk tidak melakukan tindakan korupsi dan semacamnya. 

"Kepada karyawan dan karyawati, kalian tolong jaga integritas. Jangan ada pikiran yang aneh-aneh, berpikirlah yang positif, jangan sampai ada kepikiran mau korupsi dan hal sebagainya, jangan ya," ucap owner CBI Group, H Abdul Rasyid AS.

--page

"Kalau ada yang menemukan teman-temennya yang nakal, langsung lapor pada pimpinan atau pihak berwenang. Jangan takut, karena kita mau perusahaan ini bersih. Mari kita jaga perusahaan ini, menjadi perusahaan terbaik di kampung kita," tambahnya.

Tak lupa ia juga memberikan amanat kepada putra-putrinya untuk menjaga keberlangsungan perusahaan CBI Group terus bersinar dan berdiri kokoh, serta bermanfaat bagi Indonesia, khususnya Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. 

"Kepada anak-anak saya, kalian harus bangga tinggal di Pangkalan Bun. Kalian harus jaga perusahaan ini. Kalau kita jaga bersama, saya yakin dan percaya, bisa membuat perusahaan menjadi berkembang besar di kampung kita," ujarnya. (NURITA/Y)