BORNEONEWS, Palangka Raya – Program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Provinsi Kalimantan Tengah terus bertambah dengan pembentukan tujuh desa baru oleh BNN Kalteng pada 2024, menjadikan total desa bersinar sebanyak 28.
Selain itu, 25 desa atau kelurahan lainnya dibentuk secara mandiri oleh pemerintah kabupaten dan kota, sehingga total mencapai 53 desa dan kelurahan bersinar.
Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Joko Setiono, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan Kalimantan Tengah bebas narkoba.
“BNN tidak dapat bekerja sendiri dalam menuntaskan permasalahan narkotika, diperlukan strategi penguatan kolaborasi serta partisipasi dari masyarakat,” ujar Joko di Palangka Raya, Senin, 23 Desember 2024.
Program ini diperkuat dengan inisiatif membentuk 27 Sekolah Bersinar baru, sehingga kini terdapat 44 sekolah bersinar di wilayah Kalteng.
--page
“Sekolah bersinar merupakan wujud komitmen pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan pendidikan,” tambahnya.
Selain itu, empat perusahaan bersinar juga dibentuk sebagai pilot project yang diharapkan menjadi teladan bagi perusahaan lain dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih narkoba. (HERMAWAN DP/Y)









