BORNEONEWS, Sampit – Memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), tiket untuk tiga rute penerbangan dari Bandara H. Asan Sampit terpantau penuh. Station Manager NAM Air Sampit, Julianto Anggi, menyebutkan adanya peningkatan signifikan jumlah penumpang pada semua rute yang dilayani, terutama rute Sampit-Semarang.
“Rute Sampit-Semarang mencatatkan peningkatan tertinggi, dari hari biasanya hanya 60 persen keterisian, kini mencapai 100 persen. Begitu juga rute Sampit-Jakarta dan Sampit-Surabaya yang kini selalu penuh selama periode puncak libur Nataru ini,” ujar Anggi, Senin, 23 Desember 2024.
Peningkatan jumlah penumpang mulai dirasakan sejak 15 Desember 2024. Hingga saat ini, tiket penerbangan pada tanggal tertentu, khususnya mendekati puncak liburan, telah habis terjual. Bahkan, untuk jadwal penerbangan balik dari ketiga rute, hampir semua kursi juga sudah penuh.
“Biasanya rute Sampit-Jakarta hanya terisi sekitar 80 persen pada hari biasa, kini mencapai 100 persen. Begitu juga rute Sampit-Surabaya yang biasanya 85 persen kini penuh terus,” tambahnya.
Adapun NAM Air menjadi satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan dari Bandara H. Asan Sampit dengan tiga rute reguler yaitu Sampit-Jakarta (PP) terbang Setiap hari, rute Sampit-Surabaya (PP) terbang hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Kemudian rute Sampit-Semarang (PP) terbang hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Meskipun permintaan tinggi, harga tiket mengalami justru penurunan sekitar 10 persen dibandingkan harga normal. Penurunan ini berkat kebijakan pemerintah pusat yang bertujuan menjaga keterjangkauan harga tiket pesawat selama masa libur Nataru.
Anggi mengatakan, meski permintaan terus meningkat, hingga saat ini belum ada keputusan terkait penambahan jadwal penerbangan (extra flight). Ia mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket jauh-jauh hari guna menghindari kehabisan, terutama menjelang puncak liburan.
“Untuk sementara, kami belum ada wacana menambah penerbangan. Kami sangat menyarankan agar calon penumpang segera memesan tiket karena tingginya permintaan pada masa ini,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









