BORNEONEWS, Sampit – Kabar baik datang bagi warga Sampit yang ingin bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10 persen mulai 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 memberikan angin segar bagi para penumpang.
Penurunan harga ini berlaku untuk tiga rute penerbangan yang dilayani oleh maskapai NAM Air dari Bandara H Asan Sampit.
Station Manager NAM Air Sampit Julianto Anggi mengatakan, kebijakan ini telah diterapkan sesuai instruksi pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga tiket pesawat selama periode liburan.
Dengan adanya penurunan harga ini, tiket rute Sampit-Jakarta kini dijual seharga Rp1.348.000 dari sebelumnya Rp1.465.900. Sementara itu, tiket untuk rute Sampit-Surabaya turun menjadi Rp1.097.620 dari harga semula Rp1.198.000. Sedangkan rute Sampit-Semarang kini hanya Rp1.148.570, turun dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp1.249.000.
“Kebijakan ini sangat membantu masyarakat yang ingin bepergian selama liburan Nataru. Kami berharap penurunan harga ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para calon penumpang,” ujar Anggi, Senin, 23 Desember 2024.
Maskapai NAM Air melayani tiga rute penerbangan dari Bandara H Asan Sampit, yakni Sampit-Jakarta yang beroperasi setiap hari, Sampit-Surabaya pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, serta Sampit-Semarang yang terbang pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Adapun pada periode libur Nataru ini, peningkatan penumpang mulai terasa sejak 15 Desember 2024. Pada puncak liburan, tiket untuk 3 rute penerbangan sudah penuh dan hampir penuh.
“Rute Sampit-Semarang mencatatkan peningkatan tertinggi, dari hari biasanya hanya 60 persen keterisian, kini mencapai 100 persen. Begitu juga rute Sampit-Jakarta dan Sampit-Surabaya yang kini selalu penuh selama periode puncak libur Nataru ini,” katanya.
Dengan tingginya permintaan tiket selama libur Nataru, Anggi mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket lebih awal agar tidak kehabisan, mengingat ketersediaan kursi yang semakin terbatas. (DEWI PATMALASARI/H)









