BORNEONEWS, Palangka Raya – Mayoritas klien rehabilitasi narkoba di Kalimantan Tengah berasal dari kelompok usia produktif, dengan tingkat pendidikan yang didominasi lulusan SMA.
Data BNNP Kalimantan Tengah menunjukan dari total klien rehabilitasi, sebanyak 77 persen atau 95 orang berada di rentang usia 19-44 tahun.
Kelompok usia di bawah 18 tahun mencapai 16 orang (13 persen), sementara yang berusia lebih dari 45 tahun sebanyak 13 orang (10 persen).
Selain itu, tingkat pendidikan klien rehabilitasi menunjukkan sebagian besar atau 58 persen merupakan lulusan SMA sebanyak 72 orang.
Disusul oleh lulusan SMP 25 orang (20 persen), SD 11 orang (9 persen), dan tidak tamat SD sebanyak 5 orang (4 persen). Adapun yang telah menyelesaikan pendidikan S1 sebanyak 11 orang (9 persen).
“Tahun 2024 BNN Provinsi Kalimantan Tengah beserta jajaran merehabilitasi 124 orang klien, terdiri dari 106 orang rawat jalan, 12 orang di rujuk dan 6 orang rawat inap,” ujar Kepala BNNP Kalteng, Joko Setiono di Palangka Raya, Senin, 23 Desember 2024. (HERMAWAN DP/R)









