PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Umur Harapan Hidup atau UHH saat lahir yang merepresentasikan dimensi umur panjang dan hidup sehat terus meningkat dari tahun ke tahun di Kalimantan Tengah. Selama periode 2020 hingga 2024, UHH telah meningkat sebesar 0,63 tahun atau rata-rata tumbuh sebesar 0,21 persen per tahun.

"Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam kualitas hidup dan kesehatan masyarakat," ujar Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Senin, 23 Desember 2024.

Pada 2020, UHH Kalimantan Tengah tercatat sebesar 73,10 tahun dan pada 2024 mencapai 73,73 tahun.

"Peningkatan ini mencerminkan adanya kemajuan yang signifikan dalam sektor kesehatan di Kalimantan Tengah," tambah Agnes.

Hal ini menunjukkan bahwa upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak terkait telah memberikan hasil yang positif. UHH tahun 2024 meningkat 0,19 tahun atau 0,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Peningkatan ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020–2023 yang sebesar 0,20 persen per tahun," jelas Agnes.

Hal ini menunjukkan adanya perbaikan yang lebih cepat dalam kualitas hidup dan kesehatan masyarakat pada 2024.

Agnes Widiastuti menekankan bahwa peningkatan UHH ini didukung oleh berbagai program kesehatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah dan pihak terkait.

"Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan," katanya.

Upaya-upaya ini diharapkan dapat terus meningkatkan UHH di Kalimantan Tengah.
Selain itu, peningkatan UHH juga mencerminkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

"Kami melihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia," tambah Agnes. Hal ini sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan adanya peningkatan UHH ini, diharapkan pemerintah dan pihak terkait dapat terus mendukung upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di Kalimantan Tengah.(TESTI PRISCILLA/R)