PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Palangka Raya berhasil menorehkan prestasi signifikan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di tahun 2024.

Berbagai program dan layanan telah dijalankan, menghasilkan angka yang cukup membanggakan dalam upaya rehabilitasi dan pemulihan pecandu narkoba.

Kepala BNNK Palangka Raya, Kombes Pol I Wayan Korna, menyampaikan bahwa hingga saat ini, BNNK telah menerbitkan 87 Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN). Tidak hanya menerbitkan SKHPN, BNNK Palangka Raya juga aktif memberikan layanan rehabilitasi kepada pecandu narkoba.

"Sebanyak 29 orang telah menerima layanan rehabilitasi intensif dari BNNK Palangka Raya pada tahun 2024 ini. Layanan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari konseling, terapi, hingga pembinaan sosial untuk membantu para pecandu kembali ke kehidupan normal," katanya, Selasa, 24 Desember 2024.

Selain layanan rehabilitasi individual, BNNK Palangka Raya juga menjalankan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Program ini dijalankan oleh Agen Pemulihan (AP) di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Banturung dan Kelurahan Bukit Tunggal.

Di Kelurahan Banturung, 7 orang telah menerima layanan IBM, sementara di Kelurahan Bukit Tunggal, 4 klien telah mendapatkan bantuan. Program IBM ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat luas dan memberikan edukasi serta pencegahan dini penyalahgunaan narkoba.

BNNK Palangka Raya juga memberikan layanan pasca rehabilitasi kepada 16 orang. Layanan ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan rehabilitasi jangka panjang dan mencegah kambuhnya penyalahgunaan narkoba.

Layanan pasca rehabilitasi ini meliputi dukungan sosial, konseling berkelanjutan, dan pembinaan keterampilan untuk membantu para mantan pecandu membangun kehidupan yang lebih baik.

Keberhasilan BNNK Palangka Raya dalam menjalankan berbagai program ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam memerangi narkoba.

"Dengan berbagai upaya yang terintegrasi, diharapkan angka penyalahgunaan narkoba di Palangka Raya dapat terus ditekan dan kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat," pungkasnya. (PATHUR/j)