PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kegiatan perhitungan volume lalu lintas (traffic counting) di Jalan Nasional Kota Palangka Raya, khususnya jalur keluar masuk Provinsi Kalimantan Selatan - Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan bermotor selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Kepala BPTD Kelas II Kalteng, Muhammad Andi Rachmatullah, menjelaskan bahwa data volume lalu lintas yang diperoleh dari kegiatan traffic counting ini sangat penting untuk mendukung pengelolaan lalu lintas yang lebih efektif dan efisien.

Data tersebut akan digunakan untuk menentukan strategi pengaturan lalu lintas, penempatan petugas, dan antisipasi potensi kemacetan selama periode Nataru.

"Dengan mengetahui volume lalu lintas secara akurat, kita dapat mengoptimalkan pengaturan lalu lintas untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama masa Nataru," ujar Muhammad Andi Rachmatullah, Selasa, 24 Desember 2024.

Selain di Jalan Nasional Kota Palangka Raya, kegiatan traffic counting juga dilakukan di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Anjir Serapat dan UPPKB Pasar Panas, Barito Timur.

Kedua lokasi ini merupakan jalur strategis antarprovinsi yang diperkirakan akan mengalami peningkatan volume kendaraan selama Nataru.

Data yang dikumpulkan dari kegiatan traffic counting akan dianalisa dan diolah untuk menghasilkan informasi yang komprehensif tentang pola lalu lintas di jalur-jalur strategis tersebut.

Informasi ini akan menjadi dasar bagi BPTD Kalteng dalam mengambil langkah-langkah antisipasi dan mitigasi potensi masalah lalu lintas selama periode Nataru.

BPTD Kalteng mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas selama perjalanan. Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

"Dengan kerjasama dan kepatuhan semua pihak, diharapkan masa angkutan Nataru 2024/2025 dapat berjalan lancar dan aman," pungkasnya. (PATHUR/j)