BORNEONEWS, Sampit -- Kakak beradik ini tewas setelah dihantam oleh mobil Strada KH 8160 AR yang dikendarai oleh Salomo Ronaldo Sibarani, 26, ketika hendak menyeebrang Jl Tidar Utama, tepatnya depan Toko Salwa, Kecamatan Baamang, Kamis (15/9/2016).
Kakak beradik tersebut adalah Alifia Gendis Agustien (9) dan Aditya Rizky Muhammad (5) mereka, untuk Alifia tewas pada saat berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit, sedangkan Aditya ketika di perjalanan menuju rumah sakit di Palangka Raya.
“Mereka berdua adalah warga Jl Tidar 3, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang. Dan tewas dengan kondisi luka yang sangat parah di beberapa bagian tubuhnya,” ujar Didi, salah satu warga yang mengetahui pristiwa tersebut, Kamis (16/9/2016).
Dalam kejadian tersebut , saat itu keduanya hendak menyeberang untuk membeli jajan di Toko Salwa. Saat itu, mereka bergandengan tangan. Dimana sang kakak yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) menggandeng adiknya yang masih TK.
Entah kenapa, saat di pertengahan jalan, datang sebuah mobil Strada tanpa melihat ada kakak beradik tersebut menyeberang. Sehingga jarak yang sudah dekat membuat sang sopir tidak bisa menghindar. Sehingga mobilnya langsung menghantam Alifia dan adiknya Aditya. Menurut informasi mobil tersebut dikendarai salah seorang manager perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT BUM (Bangkitgiat Usaha Mandiri)
Hal itupun membuat keduanya langsung terkapar. Alifia mengalamai luka di kepala kanan, leher, dahi, pergelangan tangan, pinggang, dan kedua belah kakinya. Sedangkan Aditya, luka memar di kepala bagian belakang, dan pergelangan tangan kiri.
“Setelah melihat hal itu, warga sekitar langsung menolongnya dan membawa keduanya ke rumah sakit. Namun apa boleh buat, saat dirawat, mereka meninggal dunia,” ungkap Didi.
Sementara dalam kejadian tersebut, Kasat Lantas Polres Kotim AKP Boni Arifinato belum memberikan keterangan atas kejadian tersebut. Bahkan hingga berita ini ditulis tidak ada jawaban darinya. (M HAMIM/m)








