SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Marudin mendorong pemerintah daerah untuk menyusun rencana strategis dalam pengelolaan sampah agar bisa menjadi kegiatan industri yang bernilai ekonomis.

Menurutnya pengelolaan sampah yang baik dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan lingkungan sekaligus membuka peluang pendapatan baru bagi daerah.

"Hingga kini, persoalan sampah di Kotim masih menjadi pekerjaan rumah. Kekurangan armada pengangkut hingga pengelolaan sampah, terutama sampah rumah tangga, perlu segera ditangani. Langkah strategis dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta alokasi anggaran yang memadai sangat dibutuhkan," kata Marudin, Kamis, 26 Desember 2024.

Ia menjelaskan, meskipun pemerintah melalui dinas terkait sudah memiliki rencana pengelolaan sampah, realisasinya masih terkendala minimnya anggaran.

Saat ini program yang sudah berjalan hanya terbatas pada pengelolaan sampah medis. Sedangkan pengelolaan sampah rumah tangga yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat belum terwujud. 

"Kita harus punya visi ke depan. Sampit tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah medis, tetapi juga sampah rumah tangga. Dengan demikian, kita dapat mengatasi persoalan lingkungan sekaligus menjadikan pengelolaan sampah sebagai potensi industri baru yang menguntungkan," ujarnya.

Marudin menekankan, pengelolaan sampah yang bijak tidak hanya berdampak positif pada lingkungan, tetapi juga mampu mencegah pencemaran dan wabah penyakit yang dapat memengaruhi kesehatan masyarakat.

"Ini bukan hanya soal pengelolaan, tetapi bagaimana kita menjaga lingkungan agar tetap sehat dan produktif untuk generasi mendatang," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)