BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang, terutama di sekitar pemukiman.
Imbauan ini dikeluarkan menyusul beberapa kejadian pohon tumbang yang terjadi akhir-akhir ini, khususnya setelah hujan deras mengguyur Kota Palangka Raya.
Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang hampir terjadi setiap hari di Kota Palangka Raya. Kondisi cuaca ekstrem ini meningkatkan risiko pohon tumbang karena tanah menjadi jenuh air dan akar pohon tak mampu lagi menahan beban pohon. Pohon-pohon tua atau yang sudah lapuk menjadi lebih rentan tumbang.
Hendrikus mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada saat melintas di bawah pohon besar, terutama saat hujan deras atau angin kencang. Ia menyarankan agar warga menghindari berteduh di bawah pohon yang tampak rapuh atau sudah terlihat miring.
"Jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat dilakukan tindakan antisipasi," katanya, Jumat, 27 Desember 2024.
BPBD Kota Palangka Raya telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir risiko pohon tumbang. Upaya tersebut antara lain dengan melakukan pemangkasan pohon-pohon yang dinilai membahayakan dan menebang pohon-pohon yang sudah tua dan rapuh.
Namun, peran serta masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memeriksa kondisi pohon di sekitar rumah masing-masing.
Jika ditemukan pohon yang kondisinya mengkhawatirkan, segera lakukan pemangkasan atau laporkan kepada pihak terkait agar dapat ditangani dengan cepat. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi potensi bencana alam seperti pohon tumbang ini.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah antisipasi, diharapkan kejadian pohon tumbang dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat dapat terjamin.
"BPBD Kota Palangka Raya akan terus memantau kondisi cuaca dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk mengurangi risiko bencana," pungkasnya. (PATHUR/J)









