PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang kerap diwarnai arus mudik, menjadi waktu yang strategis bagi sindikat narkoba untuk melancarkan aksinya.

Berbagai modus operandi digunakan para pelaku untuk menyelundupkan barang terlarang tersebut. Menyadari hal ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode liburan.

Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Joko Setiono, mengingatkan bahwa kelengahan dan kepadatan arus lalu lintas pada masa Nataru sering dimanfaatkan para pengedar.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Libur Nataru biasanya menjadi waktu yang strategis bagi para pengedar untuk menyelundupkan narkoba, memanfaatkan kelengahan dan kepadatan arus lalu lintas," tegasnya, Jumat, 27 Desember 2024.

Sebagai langkah antisipasi, BNNP Kalteng meningkatkan intensitas pengawasan di sejumlah titik rawan, terutama di jalur-jalur transportasi utama dan perbatasan. Brigjen Joko menekankan bahwa sindikat narkoba seringkali memanfaatkan keramaian untuk mengelabui petugas dan masyarakat. Oleh karena itu, kesigapan dan kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan.

"Jangan ragu untuk melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat hal-hal yang mencurigakan. Kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum (APH) sangat penting dalam memberantas peredaran narkoba di Bumi Tambun Bungai," imbau Brigjen Joko.

Selain peran aktif masyarakat, BNNP Kalteng juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti kepolisian dan instansi transportasi untuk memperketat pengawasan di terminal, pelabuhan, dan bandara. Kerja sama lintas sektoral ini diharapkan dapat meminimalisir peredaran narkoba selama Nataru.

"BNNP Kalteng berharap momen Nataru dapat berjalan aman dan kondusif, bebas dari ancaman peredaran narkoba. Kewaspadaan dan kerja sama semua pihak menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi masyarakat Kalteng," pungkasnya. (PATHUR/j)