BORNEONEWS, Sampit - Camat Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sufiansyah menyebut untuk mengatasi banjir yang biasa terjadi saat musim hujan di wilayahnya yaitu pencucian sungai atau drainase primer di wilayah lingkar Kota Sampit.
"Belum lama ini, kami menyelenggarakan musrenbang di tingkat Kelurahan Baamang Barat. Salah satu yang menjadi sorotan pasa kegiatan tersebut yaitu pencucian drainase," katanya, Jumat, 27 Desember 2024.
Sufiansyah menyebut pencucian drainase primer di wilayah lingkar Kota Sampit sangat diperlukan. Pasalnya, saluran drainase utama, mulai dari kawasan Islamic Center hingga Sungai Mentaya dan Simpang Kandan, belum pernah dibersihkan secara menyeluruh sejak 2012. Sementara, saluran tersebut sangat penting untuk mengurangi risiko banjir. Jika drainase tersumbat, air tidak akan mengalir dengan baik.
"Kami berharap alokasi anggaran dari pemerintah provinsi dapat digunakan untuk mencuci saluran ini agar bebas dari sedimentasi dan sampah," ujarnya.
--page
Diketahui, saat hujan terus mengguyur Kota Sampit, Kecamatan Baamang salah satunya Kelurahan Baamang Barat tak luput dari bencana banjir. Sekalipun tidak begitu berdampak, namun cukup mengganggu aktivitas warga setempat. Sehingga hal tersebut perlunya penanganan serius oleh pemerintah daerah. (DEVIANA/Y)









