BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menyampaikan bahwa pelaku usaha madu kelulut di wilayah Tangkiling mengajukan permintaan bantuan operasional. Ini diketahui ketika Khemal melakukan reses di wilayah setempat.
Para pelaku usaha ini, katanya, berharap ada dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan usaha, terutama dalam hal peralatan produksi, pelatihan dan pemasaran.
"Bantuan operasional penting untuk meningkatkan produktivitas, kualitas produk dan daya saing madu kelulut, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat Tangkiling," katanya, Jumat, 27 Desember 2024.
Legislator Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) I ini menegaskan, bantuan operasional dianggap penting bagi para pelaku usaha madu kelulut di Tangkiling. Bantuan ini diperlukan untuk mendukung keberlanjutan usaha mereka, baik dalam bentuk peralatan, pelatihan, maupun akses pasar.
"Dengan bantuan tersebut, para pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas, kualitas produk dan memperluas jangkauan pemasaran, sehingga usaha madu kelulut dapat berkontribusi lebih signifikan terhadap perekonomian lokal," tuturnya.
--page
Khemal berharap, pemerintah dapat memberikan perhatian khusus untuk mendukung sektor usaha ini sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. (MARINI/Y)









