PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalteng mengingatkan kompetensi ASN dalam optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah.

Termasuk pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perpajakan dan retribusi yang menjadi salah satu pintu masuknya pendapatan daerah.

"Pengembangan kompetensi ASN menjadi kunci untuk mengoptimalkan pengelolaan pendapatan daerah," kata Kepala BPSDM Kalteng, Rahmawati, di Palangka Raya, Jumat.

Sebagai informasi, sektor pajak dan retribusi adalah salah satu sumber pendapatan utama bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah, yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

Pajak merupakan pungutan wajib yang dikenakan pemerintah kepada masyarakat atau badan usaha tanpa imbalan langsung. Pajak ini bersifat memaksa berdasarkan undang-undang dan hasilnya digunakan untuk kepentingan umum.

Sedangkan retribusi adalah pungutan yang dikenakan oleh pemerintah daerah atas penggunaan layanan tertentu yang disediakan langsung kepada masyarakat. Berbeda dengan pajak, retribusi memberikan imbalan langsung berupa layanan atau fasilitas. (HERMAWAN DP/H)