BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama Oktober 2024, layanan ekspor komoditas tambang melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah mencakup 6,67 persen dari total ekspor melalui pelabuhan di wilayah tersebut.
Sebagian besar komoditas tambang diekspor melalui pelabuhan di luar Kalimantan Tengah. Nilai ekspor hasil tambang melalui pelabuhan Kalimantan Tengah pada Oktober 2024 mencapai US$3,81 juta.
"Komoditas tambang yang diekspor utamanya berasal dari kelompok bahan bakar mineral seperti lignit dan batu bara, serta kelompok garam, belerang, dan kapur," ujar Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Jumat, 27 Desember 2024.
Berbeda dengan ekspor hasil tambang, ekspor produk-produk pertanian di Kalimantan Tengah sebagian besar dilakukan melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah. Selama Oktober 2024, ekspor produk-produk pertanian di Kalimantan Tengah dilakukan melalui Pelabuhan Kumai dan Bandara Tjilik Riwut. Nilai ekspor produk pertanian melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah pada Oktober 2024 mencapai US$1,87 juta.
"Produk pertanian yang diekspor berasal dari kelompok bahan nabati untuk anyam-anyaman dan kelompok ikan dan udang," tambah Agnes.
Agnes Widiastuti menjelaskan bahwa ekspor produk pertanian ini mencerminkan adanya potensi besar dalam sektor pertanian di Kalimantan Tengah.
"Kami melihat adanya peningkatan permintaan terhadap produk-produk pertanian dari Kalimantan Tengah," jelasnya.
Hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah.
Selain itu, peningkatan ekspor produk pertanian ini juga mencerminkan adanya peningkatan kualitas dan kapasitas produksi di sektor pertanian.
"Kami terus berupaya untuk meningkatkan daya saing produk pertanian melalui berbagai program dan kebijakan yang mendukung," kata Agnes.
Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Agnes juga menekankan pentingnya diversifikasi produk ekspor untuk mengurangi ketergantungan pada beberapa komoditas utama.
"Kami terus mendorong pengembangan produk-produk baru yang memiliki potensi ekspor tinggi," tambahnya.
Diversifikasi ini diharapkan dapat memberikan stabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi sektor ekspor.
Dengan adanya peningkatan ekspor komoditas tambang dan pertanian ini, diharapkan perekonomian Kalimantan Tengah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. (TESTI PRISCILLA/H)









