BORNEONEWS, Sampit - Terminal Patih Rumbih, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diperkirakan akan mengalami puncak lonjakan jumlah penumpang pada satu hingga dua hari menjelang Tahun Baru 2025.
"Kalau saat ini kenaikan jumlah penumpang belum signifikan. Biasanya puncak lonjakan penumpang terjadi satu hingga dua hari sebelum Tahun Baru," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim Rody Kamislam, Jumat, 27 Desember 2024.
Ia menyebutkan, sejak pertengahan Desember sudah terlihat adanya peningkatan jumlah penumpang, yang diduga dipicu oleh libur sekolah dan masyarakat yang memanfaatkan waktu untuk berlibur atau mengunjungi keluarga.
Rody juga memastikan bahwa harga tiket bus selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih dalam kondisi normal. "Kondisi ini cukup menguntungkan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung atau bepergian ke berbagai tempat. Tidak ada kenaikan harga tiket yang signifikan sehingga penumpang tetap nyaman menggunakan jasa bus," tambahnya.
Adapun, Terminal Patih Rumbih setiap harinya melayani 10-15 bus yang dioperasikan oleh empat perusahaan otobus (PO). Pada hari biasa, jumlah penumpang rata-rata mencapai 30-40 orang per hari. Namun, dalam beberapa hari terakhir, jumlah tersebut meningkat hingga 80-100 penumpang per hari.
Pihaknya juga telah melakukan langkah-langkah untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang bus dengan menggelar RAM cek di Terminal Patih Rumbih. RAM cek tersebut meliputi mengecek kelengkapan dokumen dan kondisi armada bus yang transit di terminal. (DEWI PATMALASARI/H)









