SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap koperasi di wilayahnya dapat terus berkembang, terutama dalam sektor usaha untuk mendukung daerah ini menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Saya berharap koperasi ini terus berkembang jenis kegiatannya sehingga nantinya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita dan otomatis memajukan daerah kita," kata Halikinnor, Jumat, 27 Desember 2024.

Saat ini terdapat 457 koperasi di Kotim, dengan 383 di antaranya aktif dan 74 tidak aktif. Dari jumlah tersebut, koperasi produsen mendominasi dengan 232 unit, diikuti oleh koperasi konsumen sebanyak 187 unit, koperasi jasa 21 unit, koperasi simpan pinjam 12 unit, dan koperasi pemasaran yang hanya berjumlah 5 unit.

Halikinnor menyoroti banyaknya koperasi produsen yang bermitra di bidang plasma bersama perusahaan perkebunan sawit.

Dirinya berharap ke depan koperasi merambah ke sektor lain, seperti produksi barang yang dapat memenuhi kebutuhan IKN di Kalimantan Timur.

"Kalteng adalah salah satu daerah penyangga IKN, dan koperasi bisa berperan besar dalam menyuplai kebutuhan di sana," ujarnya. 

Koperasi menjadi salah satu yang terus eksis selama krisis ekonomi 1998 dan pandemi COVID-19. Dengan jumlah koperasi yang cukup banyak di daerah ini, semestinya masyarakat Kotim sejahtera. 

"Ke depan saya meminta Dinas Koperasi Kalteng dan Kotim bagaimana lewat lembaga yang ada ini (Dekopinda) nanti agar koperasi kita tidak hanya (banyak koperasi) produsen dan bagaimana mengembangkannya sehingga meningkat kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)