PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat menyampaikan bahwa stok Barang Pokok dan Barang Penting (Bapokting) masih tersedia untuk menghadapi perayaan pergantian tahun baru 2025. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disprindagkop UKM Kabupaten Kobar Alfan Khusnaini, melalui Kepala Bidang Perdagangan Muhamad Suhendra pada Jumat, 27 Desember 2024. 

Dia menyampaikan, bahan pokok untuk masyarakat Kabupaten Kobar masih tersedia hingga beberapa bulan ke depan.

Berdasarkan data stok per 27 Desember 2024, bahwa stok Beras sebanyak 1,626,48 ton, Minyak Goreng 63,11 ton, Gula Pasir 92,12 ton, Tepung Terigu sebanyak 30,00 ton. 

"Kami pastikan aman sampai 1 minggu hingga beberapa bulan ke depan, dengan harapan semoga ada lagi pasokan barang pokok yang datang dan masuk dalam beberapa hari ke depan," ujarnya.

Sementara itu, menjelang pergantian tahun baru, adapun 5 komoditas bapokting yang mengalami lonjakan kenaikan harga pada Minggu ke IV atau 23-27 Desember 2024. Mulai dari Cabai Merah Keriting yang semua seharga 52 ribu naik sebesar 41,03 persen menjadi Rp. 73,333. 

Cabai Rawit Merah naik 21,79 persen dari Rp.52.000 menjadi Rp.63,333, Cabai Rawit Hijau naik 25,00 persen dari Rp.32.00 menjadi Rp.40.000.

Kemudian, Daging Ayam Ras (Boiler) dari 45.600 ribu menjadi 48.000 ribu serta Telur Ras (Boiler) dipatok harga 2.040 ribu/butir menjadi 2.400 ribu/butir. 

"Sedangkan komoditas lainnya masih dalam harga normal, dan kami akan selalu memantau dan pastikan ketersediaan stok bahan pokok makanan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat aman," tandasnya.(NURITA/R)