PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Peningkatan frekuensi penerbangan di Kalimantan Tengah pada Oktober 2024 diikuti dengan peningkatan jumlah penumpang.

"Jumlah penumpang angkutan udara mengalami peningkatan sebesar 0,62 persen, dari 114.358 orang pada September 2024 menjadi 115.067 orang pada Oktober 2024. Peningkatan ini mencerminkan tren positif dalam penggunaan transportasi udara di Kalteng," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng, Agnes Widiastuti pada Jumat, 27 Desember 2024.

Jumlah penumpang yang datang mengalami kenaikan sebesar 1,10 persen, menunjukkan bahwa lebih banyak orang yang memilih untuk terbang ke Kalimantan Tengah.

Hal ini bisa jadi disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk peningkatan kegiatan ekonomi, pariwisata, atau acara-acara khusus yang menarik lebih banyak pengunjung ke daerah tersebut.

"Di sisi lain, jumlah penumpang yang berangkat juga mengalami peningkatan meskipun lebih kecil, yaitu sebesar 0,14 persen," katanya.

Ini menunjukkan bahwa ada sedikit peningkatan dalam jumlah orang yang meninggalkan Kalimantan Tengah melalui jalur udara.

Peningkatan ini mungkin mencerminkan mobilitas yang lebih tinggi di kalangan penduduk lokal atau peningkatan dalam perjalanan bisnis dan pribadi.

"Secara keseluruhan, peningkatan jumlah penumpang baik yang datang maupun yang berangkat menunjukkan bahwa transportasi udara semakin menjadi pilihan utama bagi masyarakat di Kalimantan Tengah," jelas Agnes.

Ini juga bisa menjadi indikasi bahwa layanan penerbangan di wilayah tersebut semakin membaik dan memenuhi kebutuhan penumpang dengan lebih baik.

Peningkatan ini juga dapat berdampak positif pada sektor ekonomi lokal, karena lebih banyak penumpang berarti lebih banyak aktivitas ekonomi yang terkait dengan transportasi udara, seperti layanan bandara, hotel, restoran, dan sektor pariwisata lainnya.

Dengan demikian, peningkatan jumlah penumpang angkutan udara tidak hanya menguntungkan maskapai penerbangan, tetapi juga masyarakat dan ekonomi lokal secara keseluruhan.

"Dengan terus meningkatnya jumlah penumpang, penting bagi pihak terkait untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas di bandara serta memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Ini akan membantu mempertahankan tren positif ini dan mendorong lebih banyak orang untuk memilih transportasi udara sebagai pilihan utama mereka," tuturnya.(TESTI PRISCILLA)