PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Menjelang pergantian tahun baru, Polresta Palangka Raya menyiapkan langkah antisipatif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di kawasan pusat keramaian.

Salah satu upaya utama yang akan dilakukan adalah rekayasa lalu lintas yang melibatkan tim gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub Palangka Raya.

Kabag Ops Polresta Palangka Raya, Kompol Ganda B Napitupulu menjelaskan rekayasa lalu lintas ini merupakan agenda rutin tahunan. Pihaknya telah menggelar rapat koordinasi untuk memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan lancar.

"Ini sudah menjadi agenda tahunan. Kami sudah melakukan antisipasi terkait rekayasa lalu lintas yang akan segera disosialisasikan kepada masyarakat," ungkap Kompol Ganda B Napitupulu, Sabtu, 28 Desember 2024.

Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan pada malam tahun baru, mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai. Kompol Ganda B Napitupulu menjelaskan bahwa penutupan jalan akan dilakukan secara fleksibel, menyesuaikan situasi di lapangan.

"Kalau terkait itu nanti kita fleksibel lihat situasi untuk rekayasa jalan, karena kasihan pengguna jalan lainnya kalau jalan ditutup kalau tidak perlu," jelasnya.

Ia mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan jalur alternatif dan menghindari rute jalan yang ditutup demi kelancaran bersama. Jika terjadi lonjakan kendaraan signifikan pada malam-malam sebelum tahun baru, langkah serupa akan dilakukan untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

Sebagai bagian dari pengamanan, Polresta Palangka Raya akan mengerahkan 400 personel lalu lintas di sejumlah titik strategis, termasuk Bundaran Besar, Jalan Ahmad Yani, Jalan Yos Sudarso, Jalan G. Obos, dan lokasi lainnya.

“Dengan rekayasa lalu lintas dan dukungan petugas di lapangan, kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan dan memanfaatkan jalur alternatif demi kenyamanan bersama,” tutup Kompol Ganda B Napitupulu. (PATHUR/R)