BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain, kembali menegaskan pentingnya upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayahnya.
Stunting, sebagai masalah gizi kronis pada anak balita, menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah.
Akhmad Husain menekankan bahwa pencegahan stunting merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni Indonesia yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas.
"Stunting tidak hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk mencegah dan menurunkan angka stunting," katanya, Sabtu, 28 Desember 2024.
Dalam upaya mencapai target tersebut, ia meminta kepada seluruh lurah agar lebih aktif dalam melakukan upaya pencegahan stunting di wilayahnya.
"Lurah memiliki peran yang sangat penting dalam mengkoordinasikan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan stunting di tingkat kelurahan," ujarnya.
--page
Beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh lurah antara lain, melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, serta memastikan ketersediaan makanan bergizi bagi anak-anak.
"Saya berharap seluruh lurah dapat bekerja sama dengan kader posyandu, petugas kesehatan, dan masyarakat untuk bersama-sama memerangi stunting," pungkasnya. (HENDRI/Y)









