BORNEONEWS, Palangka Raya – Koordinator Call Center 112 Palangka Raya, Sucipto, mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran akibat arus pendek listrik.
Imbauan ini disampaikan menyusul beberapa kasus kebakaran yang terjadi di Kota Palangka Raya beberapa waktu terakhir.
Arus pendek listrik merupakan salah satu penyebab utama kebakaran rumah tangga. Kondisi kabel yang sudah tua, sambungan listrik yang kurang baik, atau penggunaan alat elektronik yang berlebihan dapat memicu terjadinya arus pendek.
"Jika tidak segera ditangani, arus pendek dapat menyebabkan kebakaran yang membahayakan penghuni rumah dan harta benda," katanya, Minggu, 29 Desember 2024.
Sucipto menekankan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik rumah. Pemeriksaan ini dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan teknisi listrik yang berpengalaman.
Pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi kabel, sambungan listrik, dan alat-alat elektronik yang digunakan. Kabel yang sudah terkelupas atau sambungan yang longgar harus segera diperbaiki.
Selain memeriksa instalasi listrik, masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan penggunaan alat elektronik. Hindari penggunaan alat elektronik secara berlebihan atau dalam waktu yang lama.
"Matikan alat elektronik ketika tidak digunakan dan jangan menumpuk terlalu banyak alat elektronik di satu stop kontak," jelasnya.
Call Center 112 Palangka Raya selalu siap menerima laporan terkait kejadian kebakaran atau bencana lainnya. Masyarakat dapat menghubungi Call Center 112 kapan saja jika terjadi hal yang membahayakan.
Respon cepat dan penanganan yang tepat sangat penting dalam meminimalisir kerugian akibat kebakaran. Dengan melakukan pengecekan rutin instalasi listrik dan memperhatikan penggunaan alat elektronik, masyarakat dapat mengurangi risiko kebakaran di rumah.
"Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan kebakaran," pungkasnya. (PATHUR/H)









