PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Harga daging ayam ras di Palangka Raya mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp45.000 per kilogram. Kenaikan ini terjadi di berbagai pasar tradisional, termasuk Pasar Besar Palangka Raya, Pasar Kahayan dan Pasar Rajawali. Menurut para pedagang, kenaikan harga ini disebabkan oleh kurangnya pasokan dari distributor sementara permintaan meningkat.

"Sudah mulai dua hari ini harga daging ayam ras Rp45.000 per Kg. Terakhir harganya masih Rp38-40 ribu," kata Tomo, salah seorang pedagang daging ayam ras.

Memang menurut Tomo harga daging ayam sudah naik selama beberapa minggu terakhir secara perlahan, terutama sejak sebelum Natal tanggal 25 Desember. Sebelumnya, harga daging ayam berkisar antara Rp35.000 hingga Rp37.000 per kilogram, namun kini mencapai Rp45.000 per kilogram.

"Kenaikan harga ini sangat bergantung pada harga dari distributor apalagi permintaan meningkat kan untuk merayakan Natal dan keperluan bakar-bakar di Tahun Baru nanti," katanya.

Di Pasar Kahayan, Sri Tuahni, seorang pedagang daging ayam, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini sudah berlangsung selama sepuluh hari terakhir. Harga daging ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp35.000, kini naik menjadi Rp44.000 hingga Rp45.000 per kilogram.

--page

"Suplai ayam untuk Kota Palangka Raya kan sebagian besar berasal dari Kalimantan Selatan, sementara produksi lokal masih terbatas makanya harganya naik kalau permintaan naik," katanya. (TESTI PRISCILLA/Y)