PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rata-Rata Lama Sekolah atau RLS penduduk usia 25 tahun ke atas merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur tingkat pendidikan suatu wilayah. Indikator ini menunjukkan jumlah tahun rata-rata yang dihabiskan oleh penduduk dalam menempuh pendidikan formal.

Peningkatan RLS mencerminkan adanya peningkatan akses dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

"Selama periode 2020 hingga 2024, RLS penduduk usia 25 tahun ke atas di Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan. Rata-rata peningkatan RLS sebesar 0,63 persen per tahun menunjukkan adanya upaya yang konsisten dalam meningkatkan pendidikan di wilayah ini," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng, Agnes Widiastuti pada Senin, 30 Desember 2024.

Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti peningkatan fasilitas pendidikan, program beasiswa, dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.

"Pada tahun 2024, RLS penduduk usia 25 tahun ke atas di Kalimantan Tengah mencapai 8,81 tahun. Angka ini meningkat sebesar 0,08 tahun atau 0,92 persen dibandingkan tahun 2023. Meskipun peningkatan ini lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan RLS pada periode 2020–2023 yang sebesar 0,54 persen, tetap menunjukkan adanya kemajuan dalam bidang pendidikan," jelasnya lagi.

Peningkatan RLS yang lebih rendah pada tahun 2024 dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan sebelumnya dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di daerah-daerah terpencil. Selain itu, faktor ekonomi dan sosial juga dapat mempengaruhi kemampuan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Meskipun demikian, peningkatan RLS yang terus terjadi dari tahun ke tahun menunjukkan adanya komitmen dari pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan pendidikan. Program-program pendidikan yang berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat terus mendorong peningkatan RLS di masa mendatang.

Secara keseluruhan, peningkatan RLS penduduk usia 25 tahun ke atas di Kalimantan Tengah merupakan indikator positif dalam pembangunan manusia di wilayah ini. Dengan terus meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah dapat memiliki kemampuan dan keterampilan yang lebih baik untuk menghadapi tantangan di masa depan. (TESTI PRISCILLA/H)