BORNEONEWS, Palangka Raya - Perbedaan dalam rata-rata lama tamu menginap atau RLTM antara tamu domestik dan tamu asing serta antara hotel berbintang dan non bintang dapat memberikan wawasan bagi pengelola hotel dalam meningkatkan layanan dan fasilitas mereka untuk menarik lebih banyak tamu dan memperpanjang durasi menginap mereka.
"Pada hotel berbintang, RLTM untuk tamu domestik terlama tercatat pada hotel bintang lima dengan durasi 2,02 hari. Sementara itu, RLTM tersingkat untuk tamu domestik tercatat pada hotel bintang satu dan bintang empat, masing-masing dengan durasi 1,26 hari," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Senin, 30 Desember 2024.
Hal ini menunjukkan bahwa tamu domestik cenderung menginap lebih lama di hotel dengan fasilitas dan layanan yang lebih mewah.
"Untuk tamu asing, RLTM terlama terjadi pada hotel bintang empat dengan durasi 1,63 hari. Sebaliknya, RLTM tersingkat untuk tamu asing tercatat di hotel bintang tiga dengan durasi 1,03 hari," tambah Agnes.
Ini mengindikasikan bahwa tamu asing mungkin lebih memilih hotel bintang empat yang menawarkan keseimbangan antara harga dan kualitas layanan.
Sementara itu, lanjut Agnes, pada hotel non bintang, RLTM tamu domestik terlama tercatat pada kelompok hotel dengan 10-24 kamar, yaitu 1,11 hari. Sedangkan RLTM tersingkat untuk tamu domestik tercatat pada kelompok hotel dengan lebih dari 40 kamar, yaitu 1,04 hari. Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh variasi dalam fasilitas dan layanan yang ditawarkan oleh hotel-hotel dalam kelompok tersebut.
"Untuk tamu asing yang menginap di hotel non bintang, RLTM pada kelompok hotel dengan kurang dari 10 kamar, 10-24 kamar, dan 25-40 kamar masing-masing sebesar 1,00 hari," katanya.
Ini menunjukkan bahwa tamu asing cenderung menginap dengan durasi yang sama di berbagai kelompok hotel non bintang, tanpa banyak perbedaan dalam preferensi mereka.
Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa tamu domestik cenderung menginap lebih lama di hotel berbintang lima, sementara tamu asing lebih memilih hotel bintang empat untuk menginap lebih lama. Di sisi lain, tamu domestik yang menginap di hotel non bintang cenderung memilih hotel dengan 10-24 kamar, sedangkan tamu asing tidak menunjukkan preferensi yang signifikan dalam durasi menginap di berbagai kelompok hotel non bintang. (TESTI PRISCILLA/H)









