BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) segera mengoperasikan pabrik pakan ikan dan pabrik es di Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
Pasalnya, jaringan listrik yang menjadi kendala, kini resmi terpasang dan dialiri daya sejak Jumat (27/12) lalu.
"Pabrik pakan sudah siap beroperasi dan peresmiannya direncanakan pada 7 Januari 2024, bertepatan dengan Hari Jadi Kotim ke-72 tahun," kata Kepala Dinas Perikanan Kotim Ahmad Sarwo Oboi melalui JF Pengelola Kesehatan Ikan Ahli Muda Fahrul Jainal Ilmi, Senin, 30 Desember 2024.
Ia mengungkapkan pabrik pakan ikan dan es ini merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan sektor perikanan di Kotim. Ia menyampaikan sejauh ini semua sarana dan prasarana pabrik telah terlengkapi, hanya menunggu pemasangan jaringan listrik.
"Sebelum pemasang jaringan, kami bersama PLN dan pemerintah desa setempat melakukan penelusuran untuk memastikan keamanan kabel listrik," ujarnya.
Dari hasil penelusuran, pihaknya menemukan beberapa dahan pohon kelapa yang menempel pada kabel listrik. Hal ini cukup berbahaya jika jaringan listrik diaktifkan tanpa pembersihan terlebih dahulu. Sedikitnya ada tiga dahan pohon kelapa yang harus ditebang untuk memastikan keamanan jaringan. Proses pembersihan ini bertujuan untuk menghindari risiko gangguan listrik, terutama saat musim hujan.
"PLN mengingatkan kami bahwa batang pohon yang menempel pada kabel dapat menyebabkan gangguan jaringan, seperti pemadaman listrik, jika tidak segera ditangani," tambah Fahrul.
Ia tambahkan dengan tersambungnya jaringan listrik, pabrik pakan dan es tersebut kini siap beroperasi. Kehadiran kedua fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan produksi sektor perikanan di Kotim.
"Kami optimis fasilitas ini akan mendukung kebutuhan nelayan dan pembudidaya ikan di Kotim. Pabrik es akan membantu penyimpanan hasil tangkapan, sementara pabrik pakan akan mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah," ungkap Fahrul. (DEVIANA/H)









