SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit -  Ribuan pengunjung diperkirakan akan padati objek wisata Pantai Ujung Pandaran pada libur Tahun Baru 2025 nanti.

Antisipasi lonjakan itu telah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk kenyaman dan keamanan pengunjung objek wisata tersebut. 

"Terkait melonjaknya jumlah pengunjung saat libur akhir tahun dan Tahun Baru 2025 sudah kami bahas dengan instansi terkait beberapa waktu lalu," kata Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kotim, Bima Eka wardana, Selasa, 31 Desember 2024.

Bima menyampaikan jumlah pengunjung objek wisata khususnya Pantai Ujung Pandaran akan lebih banyak pada libur Tahun Baru 2025 dibandingkan libur Natal Tahun 2024. Diperkirakan akan ada 5 ribu orang yang berasal dari berbagai daerah di Kalteng datang ke objek wisata yang berada di Kecamatan Teluk Sampit tersebut. 

Pantai Ujung Pandaran merupakan salah satu objek wisata yang cukup menarik di Kalteng. Karena pada objek wisata itu menawarkan pemandangan pantai yang indah dengan dilengkapi villa yang dapat disewa pengunjung untuk bermalam di pantai. Ini pun menjadi saya tarik tersendiri bagi masyarakat. 

"Untuk memberikan rasa nyaman dan aman pengunjung, kami telah berkoordinasi dengan Dishub untuk mengatur lalu lintas, Polres untuk keamanan, pihak Kecamatan setempat untuk membantu kelancaran kegiatan, BPBD untuk penanganan bencana, dan Basarnas untuk evakuasi jika diperlukan. Kami ingin memastikan bahwa para pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman," ujarnya. 

Tim itu akan bertugas untuk menjaga keamanan di area pantai, terutama terkait risiko ombak besar yang diprediksi oleh BMKG. Selain itu, pihaknya juga meminta pengelola wisata untuk memperhatikan keamanan lingkungan, sarana prasarana, dan protokol kesehatan bagi pengunjung.  Mereka juga mengimbau wisatawan untuk berhati-hati saat beraktivitas di objek wisata. 

"Kami terus melakukan evaluasi terhadap keselamatan dan keamanan wisatawan juga.  Mereka memastikan sarana prasarana di tempat wisata layak digunakan dan mengingatkan wisatawan untuk selalu mematuhi aturan," pungkasnya. (DEVIANA/H)