KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Menutup tahun 2024, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, mengungkapkan keberhasilan capaian kinerja yang melampaui target sepanjang tahun ini. 

Dinas yang berlokasi di Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas, berhasil mencatat capaian dalam berbagai sektor.

Pangeran menjelaskan bahwa realisasi investasi Kabupaten Kapuas tahun 2024 mencapai Rp2,2 triliun lebih dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,8 triliun. 

Investasi yang dimaksud seperti Penanaman Modal Asing atau PMA dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) baik itu di bidang silika, perkebunan dan lain lain semuanya.

“Artinya, kami mencapai 122 persen dari target,” ujar Pangeran kepada wartawan, Selasa, 31 Desember 2024.

Selain itu, DPMPTSP juga berhasil merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1,8 miliar lebih dari target Rp360 juta, mencatat pencapaian sebesar 512,20 persen. 

PAD tersebut sebagian besar diperoleh melalui penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Dalam aspek pelayanan publik, DPMPTSP memperoleh nilai kualitas tinggi dari Ombudsman. Penghargaan ini diterima dalam perayaan HUT KORPRI. 

Selain itu, dalam evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dinas ini meraih peringkat kedua se-Kabupaten Kapuas.

Pangeran juga menyampaikan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dilakukan KPK. “Tahun lalu kami mencapai 100 persen, dan tahun ini nilai kami mungkin juga mencapai 100 persen setelah data diunggah pada 31 Desember 2024,” jelasnya.

Ia berharap capaian ini dapat terus meningkat di tahun mendatang. “Ke depan, kami optimistis investasi terus bertumbuh, dan pelayanan publik semakin baik. Tahun depan, kami menargetkan pembangunan Mal Pelayanan Publik untuk meningkatkan kualitas layanan,” pungkasnya. (DODI/j)