BORNEONEWS, Bandung - Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat XIX resmi dibuka Presiden Joko Widodo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (17/9/2016) pukul 19.30 WIB. Pesta olahraga empat tahunan ini diikuti 9,245 atlet dari seluruh Indonesia. Mereka akan memperebutkan 2,492 medali terdiri dari 756 medali emas, 756 medali perak, dan 980 medali perunggu dari 44 cabang olahraga yang dipertandingkan. "Even PON XIX ini diselenggarakan di 16 kabupaten dan kota," laporan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Untuk menggelar PON kali ini, Pemprov Jabar telah menyediakan 62 venue tersebar di 16 kabupaten dan kota serta didukung akses jalan yang memadai, SDM, anggaran, dan didukung sistem manajemen penyelenggaraan PON yang profesional. Ahmad Heryawan menjelaskan digelarnya PON juga sangat menguntungkan Jawa Barat jika dilihat dari sisi perekonomian. Otomatis peredaran uang selama even PON mencapai miliaran rupiah. Sementara itu, Presiden Joko Widodo berharap gelaran PON XIX ini bisa menjadi momentum silaturahmi untuk mempersatukan anak bangsa. "Hari ini kumpul seluruh atlet dari seluruh pelosok tanah air. Banyak juara tercipta dari semua cabang olahraga. Bagi yang juara akan dibina lebih lanjut untuk menghadapi Sea Games di Malaysia 2017 dan Asean Games di tanah air 2018," ucapnya. Di sisi lain Jokowi mengharapkan mulai sekarang olahraga harus dimulai dari kompetisi di desa, kabupaten dan provinsi akhirnya berkompetisi di PON. Dia yakin bila kompetisi digelar mulai dari desa secara berkesinambungan maka akan mendapatkan atlet handal. "Dari kompetisi yang teratur akan lahir dan tumbuh semangat mental pejuang, pemenang kompetisi olahraga dijalankan akan menjadikan Indonesia jadi bangsa tangguh di antara bangsa lain. Selamat bertanding, selamat berkompetisi kepada semua atlet bertanding di Tanah Legenda, buat bangga daerah, jadilah pemenang," tegasnya. Diketahui, pembukaan PON Jabar diawali dengan pesta kembang api. Selanjutnya digelar pertunjukan tari kolosal yang disuguhkan oleh sekitar tiga ribu penari. Acara pembukaan PON diakhiri dengan penyalaan api obor yang dibawa oleh tujuh legenda olahraga Indonesia seperti Susie Susanti,  Taufik Hidayat, Anton Seseno, Ade Rai, Tanto Yahya, dan lainnya. (ROKIM/m)