BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong menyatakan, Pemerintah Kabupaten Gumas akan mengembangkan Bendungan Sakata Juri yang berada di Kurun Seberang menjadi destinasi wisata. Mengingat Bendungan Sakata Juri dinilai berpotensi untuk menjadi salah satu tempat wisata andalan di Kabupaten Gumas.

“Pada 2017 nanti beberapa dinas terkait harus saling bekerja sama untuk pengembangan kawasan bendungan Sakata Juri menjadi tempat wisata,” ujar Arton ketika dibincangi wartawan di ruang kerajnnya, baru-baru ini.

Dia menyampaikan, ada enam instansi yang akan dilibatkan untuk pengembangan Bendungan Sakata Juri, yakni Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perikanan dan Peternakan dan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gumas. Hal itu, katanya, supaya program terpadu dan saling mendukung.

“Nanti masing-masing Dinas akan merumuskan program yang akan dilakukan terkait pengembangan destinasi wisata bendungan Sakata Juri. Misalnya, untuk infrastruktur menjadi kewajiban Dinas PU, pengembangan perikanan menjadi tugas Dinas Perikanan dan Peternakan. Sementara Dinas Pariwisata yang akan mengelola tempat wisata,” terang dia.

Dia mengharapkan, dengan direncanakannya program pengembangan destinasi wisata Bendungan Sakata Juri. Seluruh instansi yang dilibatkan harus saling bekerja sama supaya program bisa berjalan dengan baik dan sukses. Mengingat, program tersebut juga merupakan salah satu upaya untuk pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Pemkab Gumas.

“Di Bendungan Sakata Juri nantinya akan disiapkan fasilitas permainan oleh pemerintah, sehingga tahun ini kita mulai melakukan penataan bendungan. Juga nanti akan disiapkan fasilitas wisata seperti peruhu angsa, ski air dan lain-lain, disamping itu juga akan ada wisata kuliner,” terang dia.

Arton menambahkan, seperti yang telah dibicarakan dengan pengurus olah raga dayung Kalimantan Tengah (Kalteng). Bendungan Sakata Juri juga akan dimanfaatkan untuk pusat latihan dayung untuk tingkat Provinsi Kalteng.

”Bendungan Sakata Juri nantinya multi fungsi. Disamping untuk pengairan lahan pertanian, juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat wisata,” tukasnya.

Ditemui terpisah, sejumlah masyarakat Kuala Kurun kepada borneonews, Minggu (18/9/2016), menyatakan, sangat mendukung pengembangan destinasi wisata di Bendungan Sakata Juri.

“Sebagai masyarakat kami menyambut baik pengembagangan tempat wisata, apalagi di daerah ini sangat minim tempat wisata,” ujar Warli, 45, warga Kuala Kurun. (EPRA SENTOSA/m)