BORNEONEWS, Sukamara – Bupati Kabupaten Sukamara, Ahmad Dirman meminta Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil (Disdukcapil) memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, salah satunya dengan mempersiapkan sarana penunjang, agar warga yang  ingin berurusan tidak terkendala teknis.

“Segala sesuatunya harus dipersiapkan. Contohnya seperti pembuatan  Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) jangan sampai ada masyarakat yang ingin mengurus e-KTP ternyata belangkonya habis atau printernya rusak” tegas Ahmad Dirman, Kemarin.

Menurut dia karena hal tersebut berurusan langsung dengan masyarakat, maka pihak dinas harus memberikan pelayanan terbaik agar warga yang sudah jauh-jauh datang tidak kecewa dan urusan dapat selesai dengan cepat.

“Itu adalah pelayanan langsung kepada masyarakat jadi semuanya memang harus sudah dipersiapkan,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sukamara, Gusti Usman Effendi mengatakan bahwa mengatasi terlambatnya pencetakan e-KTP di Kabupaten Sukamara yang disebabkan habisnya Ribbon atau tinta pencetak, maka pihaknya telah mengusulkan sebanyak 120 ribon dalam APBD perubahan Kabupaten Sukamara tahun 2016.

“Ini adalah cara agar mengatasi masalah pencetakan e-KTP karena masalah yang dihadapi Dukcapil selama ini hanya ribbon sedangkan untuk belangko dan yang lainnya aman-aman saja” Kata Gusti Usman Effendi.

Menurut di ajika pihaknya hanya menunggu pengiriman dari pusat maka diperkirakan keterlambatan akan semakin lama karena hingga saat ini pengadaan robbon masih belum pasti, mengingat masyarakat sangat membutuhkan e-KTP untuk dapat mengurus hal penting yang berhubungan dengan e-KTP.

“Menurut informasi mereka baru mempersiapkan lelang pengadaan dan ini tidak pasti entah kapan akan selesai,” tuturnya

Meski pencetakan saat ini masih belum bisa dilakukan, dirinya selaku Kepala Dinas Dukcapil tetap meminta kepada masyarakat Kabupaten Sukamara untuk tetap melakukan perekaman e-KTP agar target yang ditetunkan dapat tercapai.

“Masyarakat jangan menunggu rebbonnya datang, tetapi rekam saja dulu  agar data mereka tercatat dan nanti akan kita lakukan pencetakan secara keseluruhan” pinta Kepala Disdukcapil. (NORHASANAH/N).