KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Nasib tragis menimpa Misnawati (47) dan anaknya, Lena T (11), warga Desa Tabiku, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan. Keduanya ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di sekitar Danau Sembuluh.

Peristiwa bermula pada Senin, 30 Desember 2024, sekitar pukul 14.00 WIB, ketika Misnawati dan Lena berangkat mencari ikan menggunakan perahu klotok.

Hingga keesokan harinya, Selasa, 31 Desember 2024, mereka belum juga kembali, sehingga Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Tabiku melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Danau Sembuluh.

Kapolsek Danau Sembuluh, Iptu Suyoto, bersama tim SAR dari Basarnas, BPBD, dan warga setempat segera melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Pada Selasa pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, Lena ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Namun, pencarian terhadap Misnawati terus dilanjutkan.

--page

Pencarian kembali dilakukan pada Rabu, 1 Januari 2025, mulai pukul 06.00 WIB. Sekitar pukul 11.40 WIB, Misnawati ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, berjarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi ditemukannya Lena.

Kapolres Seruyan melalui Kapolsek Danau Sembuluh, Iptu Suyoto, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan luar terhadap kedua korban oleh petugas Puskesmas Pembantu Desa Tabiku tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

Suami Misnawati menolak dilakukan visum et repertum terhadap jenazah dan menyatakan bahwa kejadian ini adalah murni musibah. (FAHRUL/Y)