BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Setelah kurang lebih dua hari pencarian intensif, Arbain (51), warga Desa Bandar Raya, Kecamatan Tamban Catur, yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di DAS Kapuas, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis, 2 Januari 2025 sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban ditemukan di perairan antara Desa Baranggau dan Desa Pamatang, Kecamatan Kapuas Kuala, sekitar 20 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kapuas, Basarnas, Polairud, Kecamatan Tamban Catur, perangkat Desa Bandar Raya, keluarga korban, relawan, serta masyarakat setempat.
Plt Kepala BPBD Kapuas, Ahmad M. Saribi, menyampaikan bahwa penemuan korban merupakan hasil kerja keras tim pencarian.
“Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan,” ujarnya.
Insiden ini bermula pada Selasa, 31 Desember 2024 ketika sebuah kapal penambang pasir tenggelam di DAS Kapuas, sekitar 50 meter dari muara Plimer 3.
Dari tiga orang di kapal tersebut, dua orang berhasil selamat, sementara Arbain dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan pagi ini. (DODI/j)









