KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Di akhir tahun 2024, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan Halidah,  bersama jajaran dan Pokmas Berkah Sejahtera Desa Sungai Undang melaksanakan Aksi Penanaman Mangrove di pesisir pantai pada kawasan tambak rakyat Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir.

Penanaman mangrove merupakan kegiatan yang bertujuan untuk malakukan pemulihan terhadap kawasan pesisir pantai yang saat ini banyak mengalami kerusakan akibat abrasi

Kadis Perikanan Seruyan, Halidah mengatakan kegiatan ini harapkan dapat di lakukan secara berkesinambungan dalam rangka bersama sama memulihkan kawasan pesisir

“Peran semua pihak sangat kita harapkan guna mewujudkan pemulihan kawasan pesisir. Kerusakan pesisir laut di wilayah kawasan tambak rakyat saai ini sudah  dalam taraf memperihatinkan, “  katanya, Kamis, 2 Januari 2025.

Menurutnya, tanaman mangrove menpunyai fungsi sebagai penahan gelombang dari gelombang air laut pencegah abrasi, serta merupakan habitat alami yang subur tempat hidupnya biota air payau.

--page

“Mangrove pesisir memiliki peran yang sangat penting bagi kegiatan usaha budidaya perikanan yang banyak di usahakan masyarakat di sekitar pesisir, “ ungkapnya.

Dikatakan, bahwa saat ini luas tambak rakyat yang existing yang berada di Desa Sungai Undang dan Kelurahan Kuala Pembuang II seluas kurang lebih 3000 ha.

Sedangkan  total luas potensi lahan sekitar 10.000 ha yang tersebar di 2 kecamatan  yakni kecamatan Seruyan Hilir dan kecamatan Seruyan Hilir Timur. (FAHRUL/Y)