BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya yang membidangi kesejahteraan rakyat Sigit Widodo, menyampaikan harapannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi I dan Komisi III dengan BPJS Kesehatan, Selasa, 2 Januari 2024.
Ia menekankan bahwa RDP ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang lebih baik terkait pelayanan BPJS Kesehatan, terutama menjelang tahun 2025.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas, dengan fokus pada aksesibilitas yang merata, efisiensi, dan respon cepat terhadap kebutuhan masyarakat.
Sigit juga menggarisbawahi pentingnya evaluasi terhadap sistem yang telah berjalan serta inovasi pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Kita ingin tahun 2025 menjadi momentum perbaikan signifikan dalam pelayanan BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya," ujar Sigit, Selasa, 2 Januari 2024.
Ia berharap, melalui diskusi dan masukan dari berbagai pihak dalam RDP ini, pemerintah dan BPJS Kesehatan dapat menciptakan kebijakan yang lebih responsif dan proaktif dalam melayani masyarakat.
"Kebijakan yang responsif berarti BPJS Kesehatan harus cepat tanggap terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat, termasuk memperbaiki sistem pelayanan yang kerap menjadi kendala. Hal ini mencakup akses yang lebih mudah ke fasilitas kesehatan, pengurangan waktu tunggu, serta penyelesaian masalah administrasi secara efisien," jelasnya.
Sementara itu, lanjutnya kebijakan proaktif melibatkan upaya BPJS Kesehatan untuk mencegah potensi permasalahan sebelum terjadi. Contohnya adalah dengan meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan layanan, memperluas jaringan fasilitas kesehatan mitra, dan memastikan ketersediaan layanan di daerah-daerah terpencil.
"Melalui pendekatan ini, diharapkan BPJS Kesehatan tidak hanya menyelesaikan masalah yang ada, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan secara keseluruhan demi kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (MARINI/H)









