BORNEONEWS, Palangka Raya - Perkembangan harga berbagai komoditas pada Desember 2024 di Kalimantan Tengah secara umum menunjukkan adanya peningkatan dibanding bulan yang sama tahun 2023.
"Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Kalimantan Tengah di empat kabupaten/kota, pada Desember 2024 terjadi inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 1,03 persen. Ini berarti terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen atau IHK dari 105,55 pada Desember 2023 menjadi 106,64 pada Desember 2024," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng, Agnes Widiastuti saat menyampaikan berita resmi statistik pada Kamis, 2 Januari 2025.
Sementara itu, tingkat inflasi month-to-month atau m-to-m dan year-to-date atau y-to-d menurutnya masing-masing sebesar 0,48 persen dan 1,03 persen.
Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan sebesar 1,71 persen. Kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,42 persen, sementara kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,26 persen. Kelompok kesehatan juga mengalami kenaikan sebesar 1,21 persen, dan kelompok pendidikan naik sebesar 2,21 persen.
Selain itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami kenaikan sebesar 1,54 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 5,17 persen. Namun, tidak semua kelompok pengeluaran mengalami kenaikan. Beberapa kelompok justru mengalami penurunan indeks harga. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami penurunan sebesar 0,16 persen.
Kelompok transportasi juga mengalami penurunan indeks harga sebesar 1,96 persen. Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami penurunan sebesar 0,06 persen, dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mengalami penurunan sebesar 0,07 persen. Penurunan ini menunjukkan adanya variasi dalam perkembangan harga berbagai komoditas di Kalimantan Tengah.
"Secara keseluruhan, inflasi y-on-y di Kalimantan Tengah pada Desember 2024 dipengaruhi oleh kenaikan harga di beberapa kelompok pengeluaran utama. Kenaikan harga ini mencerminkan adanya tekanan inflasi yang cukup signifikan di beberapa sektor. Namun, penurunan harga di beberapa kelompok pengeluaran lainnya membantu menyeimbangkan tingkat inflasi secara keseluruhan," katanya.
Dengan demikian, perkembangan harga berbagai komoditas di Kalimantan Tengah pada Desember 2024 menunjukkan adanya dinamika yang kompleks. Kenaikan harga di beberapa kelompok pengeluaran utama menjadi faktor utama yang mendorong inflasi, sementara penurunan harga di kelompok pengeluaran lainnya membantu menahan laju inflasi agar tidak terlalu tinggi. (TESTI PRISCILLA/j)









