MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 tingkat Kabupaten Barito Utara, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara menggelar berbagai kegiatan lomba.

Ketua Panitia HAB Barito Utara, H Hadriansyah mengatakan, lomba tersebut di antaranya, Lomba Fashion Show Golongan MI kategori Putra dan Putri, Lomba Fashion Show Golongan MTs/MA kategori Putra dan Putri, memasak Tradisional, lomba mewarnai kategori putra dan putri kategori TK/PAUD. 

Selain lomba, kata Hadriansyah, pihaknya juga menyerahkan bantuan atau bingkisan kepada sejumlah siswa dan siswi MIN 1 Barito Utara,  MI Islamiyah Muara Teweh, MIS Al Amin Sikui, RA Al Munawarah Muslimat NU, MIN 2 Barito Utara, RA Porwanida I Muara Teweh, MIS Millatul Islamiyah Lemo, RA Porwanida II dan MTsN Barito Utara.

“Selain melaksanakan kegiatan lomba, panitia kegiatan HAB ke 79 tahun juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang yang membutuhkannya usai peringatan HAB serta menyerahkan piala dan penghargaan kepada pemenang lomba,” kata H Hadriansyah, Jumat 3 Januari 2025.

Sebelumnya, peringatan HAB ke-79 tahun 2025, di halaman kantor bupati berjalan dengan khitmad. Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis, membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia dalam upacara peringatan tersebut. 

--page

Dalam sambutan tersebut, Menteri Agama menegaskan bahwa Hari Amal Bakti merupakan refleksi atas semangat pengabdian yang diwariskan sejak berdirinya Kementerian Agama pada 3 Januari 1946. "Hari Amal Bakti merefleksikan nilai pengabdian dan integritas yang diwarisi dari para pendahulu," ujar Drs Muhlis saat membacakan pidato Menteri Agama RI.

Menteri Agama juga menyoroti komitmen Kementerian Agama dalam mendukung implementasi program prioritas pemerintah, seperti penguatan ideologi Pancasila, toleransi antarumat beragama dan peningkatan kualitas pendidikan agama. 

"Kementerian Agama adalah jembatan harmoni antara negara dan agama, yang bertugas menjaga kehidupan beragama yang damai dan seimbang," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Menteri Agama mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk terus memelihara integritas dan semangat melayani umat, sejalan dengan reformasi birokrasi dan meritokrasi yang dicanangkan. Upacara tersebut berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan dan kedamaian bangsa. (RAMADHANI/Y)